Tampilkan postingan dengan label survival. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label survival. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Oktober 2014

Survival Kit Sederhana

Survival kit adalah suatu peralatan atau satu kotak /tas peralatan survival yang umumnya dapat di gunakan di berbagai medan outdoor seperti gunug,hutan,padang pasir, dan laut.
Untuk seorang penjelajah ataupun petualang survival kit merupakan perlengkapan dasar yang harus dimiliki dan harus sesuai dengan perjalanannya.
Survival kit dapat dibuat sendiri,carilah kaleng yang tertutup dan tidak bocor.ukuran cukup kecil tetapi dapat memuat alat yang di perlukan.Pada saat mengisi kotak survival kit usahakan tidak ada tempat yang kosong yang memungkinkan peralatan didalamnya bergerak.
Biasakan selalu membawa survival kit dalam setiap perjalanan,karena dengan survival kit satu set perlengkapan sudak dimiliki untuk keadaan darurat.


Isi survival kit dan kegunaannya.

1. Korek Api
Korek api kedap air dapat dicari tetapi dengan harga yang mahal. Kita dapat membuatnya dengan memasukan batang korek dan kertas penyalanya ke dalam tabung bekas rollfilm. Bisa juga pada kepala korek kita teteskan lilin sehingga terselaput seluruh kepala korek tersebut.
2. Lilin
Sangat baik untuk mulai menghidupkan api dan juga untuk penerangan.apabila terbuat daru lemak dapat dimakan atau pun buat menggoreng (harus yakin bahwa terbuat dari lemak). Lilin dari bahan lain atau parafin wax tidak dapat di makan.
3. Batu Api/Geretan
Batu api dapat berkerja dalam keadaan basah dan dapat tahan lama sekali. Bawalah batu api sekalian dengan gergaji penggoresnya.
4. Kaca Pembesar
Dapat menimbulkan panas dan api dengan sinar matahari langsung,juga dapat dipakai untuk melihat dan medeteksi duri dalam jaringan.
5. Jarum dan Benang
Beberapa jarum dimana satu diantaranya mempunyai lubang benang yang besar sehingga dapat memakai urat daging sebagai benang apabila diperlukan. Simpanlah jarum-jarum tersebut menjadi satu dan dililt dengan benang yang kuat sekelilingnya.
6. Kail dan Senar
Pilihlah kail yang berbeda ukuran dan diletakkan didalam kotak atau dibungkus. Sertakan juga tali pancing secukupnya karena dapat digunakan untuk menjerat.
7. Kompas
Sebuah kompas yang cukup baik tapi sederhana dan pastikan diri kita bahwa kita dapat memakai kompas dengan baik. Kompas dengan cairan didalamnya adalah yang terbaik.pastikan tidak bocor dan tidak ada gelembung didalamnya.
8. Senter Kecil
Sebuah lampu kristal sering dipakai untuk gantungan kunci. Lampu ini dapat dipakai untuk membaca peta,memasang umpan pada waktu memancing dimalam hari.
9. Kawat Jerat
Kawat kuningan sepanjang 60-90 cm dapat dipakai dan sangat banyak kegunaannya antara lain untuk jerat,memask dll.
10. Obat-obatan
Obat yang kita bawa adalah yang sering diperlukan didalam perjalanan dan juga obat-batan pribadi tentunya.
11. Sebaiknya 2 bilah pisau bedah dengan ukuran yang berbeda.Untuk gagang dapat kita buat dari sepotong kayu apabila di perlukan.
12. Plester Kupu-Kupu
Dibuat dari plester yang dipotong mirip bentuk kupu-kupu,dipakai untuk merapatkan pinggir luka yang akan dijahit.


Menentukan Arah Tanpa Kompas

Saat kita berada di alam lepas kadang akan banyak terjadi hal yang tidak bisa ditebak sebelumnya. Semisal seperti tersesat, hilang, atau kejadian yang lainnya. Kita ambil contoh jika kita tersesat, kemudian kita lupa tidak membawa alat penunjuk arah seperti kompas. Kompas sangatlah dibutuhkan disaat saat seperti ini. Bagaimana kalau lupa??? Ini sedikit ilmu yang saya pernah baca atau dapet dari temen,


Melihat Bayangan Matahari


Saat tersesat pada siang hari kita bisa melihat bayangan benda yang terkena sinar matahari. Letakkan benda tegak ke tanah atau bisa dengan tubuh anda sendiri. Saat siang menuju sore bayangan benda lebih condong ke timur dan saat pagi menjelang siang bayangan benda lebih condong ke barat.

Melihat Tanda di Pohon


Jika kita tersesat di dalam hutan, lihatlah ke pohon pohon besar yang ada. Lihat setiap sisi yang terdapat lumutnya. Jika sisi pohon yang terkena sinar matahari dan tidak berlumut biasanya menunjukan sisi barat dan timur. Tapi jika tersesatnya saat kondisi malam hari dan tidak ada penerangan coba raba permukaan pohon tersebut. Rasakan suhunya, cari sisi yang paling terasa hangat. Itu akan menunjukan sisi barat. Karena sisi yang hangat baru saja terkena paparan matahari tenggelam yang berada di barat. Cara meraba sisi mana yang lebih hangat adalah metode yang lebih akurat karena tidak semua lumut menghindari sinar matahari
Selain melihat lumut pada pohon bisa juga lihat arah condong pohon pohon muda. Biasanya karena proses fotosintesis yang banyak dilakukan oleh tanaman saat pagi hari maka tanaman tersebut akan condong ke arah timur ke arah dimana sang matahari terbit

Menggunakan Jarum atau Silet



Dalam daftar survival kit alat yang di bawa salah satunya adalah jarum dan silet. Jarum dan silet dapat kita gunakan sebagai pengganti kompas saat kita tidak membawa kompas. Caranya, ambil salah satu jarum atau silet. Gosokkan jarum pada benda kering selain benda magnet. Seperti kain sutera, rambut, batu agar jarum berubah menjadi magnet. Setelah di gosok coba cari gabus atau benda ringan lain yang bisa mengapung seperti daun kering. Tusukan jarum ke gabus atau daun kemudian letakkan di atas air menggenang. Ujung silet akan mengarah ke arah utara dan selatan.

Menggunakan Jam Analog

Begini caranya,

Untuk arah bagian utara :

  • Letakkan jam secara horizontal
  • Arahkan jarum pendek ke arah matahari
  • Arah selatan adalah setengah sudut antara angka 12 dengan jarum pendek jam (45°)


Untuk arah bagian selatan :

  • Letakkan jam secara horizontal
  • Arahkan angka 12 ke arah matahari (dengan bantuan bayangan tongkat)
  • Arah utara adalah setengah sudut  antara angka 12 dengan jarum pendek jam

Lihat Gambar à

Tapi metode ini kurang akurat untuk kita yang tinggal di wilayah khatulistiwa. Jika wilayah waktu kita sedang menggunakan “Daylight Saving Time”, maka gunakan angka 1 sebagai panduan penggati angka 12.

Referensi :

http://tri-santiadji.blogspot.com/2014/03/menentukan-arah-saat-tersesat-tanpa.html